Diposkan pada filosofi

Kaktus Tak Selalu Jahat

images-6.jpegKata kaktus pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita, bukan? Kaktus (Cactaceae) merupakan tumbuhan xerofit berbatang hijau lunak yang umunya hidup di lingkungan yang gersang dan memiliki sedikit pasokan air.

Bentuk adaptasi kaktus yang khas memberikan keistimewaan sendiri. Maka banyak orang yang memanfaatkannya sebagai tanaman hias atau sekedar koleksi. Meskipun kaktus tidak terlalu besar manfaatnya bagi manusia, bukan berarti Tuhan tidak memberikan pesan dan filosofi melalui diciptakannya kaktus ini. Tiap-tiap bagian kaktus itu mempunyai filosofi ya guys.

1. Filosofi Batang Kaktus

Batang kaktus yang tebal dan menyimpan banyak air sebagai bentuk menghadapi cuaca yang kering. Hal ini mengajarkan kita untuk senantiasa menimba, menyerap, dan mengamalkan ilmu sebanyak-banyaknya sebagai bekal masa depan. 

2. Filosofi Duri Kaktus

Masih ingat kan dengan kalimat “Don’t judge everything from the cover”?  Ya, duri kaktus yang tajam, tidak menarik dan melukai, mengajarkan kita untuk senantiasa tidak menilai sesuatu hanya dari penampilan luarnya saja. Karna pada saatnya nanti kaktus akan menampakkan bunganya yang tak kalah cantik dengan bunga-bunga lainnya.

3. Filosofi Bunga Kaktus

images-3.jpeg

Jangan mengira kalau kaktus tidak memekarkan bunga ya. Sebagian dari kita memang jarang melihat indahnya bunga kaktus. Sebab menanti mekarnya bunga kaktus ini membutuhkan waktu yang lama. Nah dari hal ini kita belajar tentang arti kesabaran. Terutama bagi para pemilik kaktus. Perlu diingat bahwa sesuatu yang indah pasti membutuhkan proses dan kesabaran yang tidak sebentar.

4. Filosofi Akar Kaktus

Akar kaktus tumbuh sangat panjang dan menyebar yang bertujuan agar dapat menyerap air dalam jangkauan yang luas. Hal ini  mengajarkan kita untuk semakin bekerja keras dan tidak putus asa dalam mencapai dan mewujudkan impian.

5. Filosofi Cara Bertahan Hidup Kaktus

Kaktus termasuk tanaman yang tidak sulit dalam hal perawatan. Sebulan tidak disiram air pun kaktus masih dapat bertahan hidup, tidak seperti tanaman yang lain. Tapi, bukan berarti kaktus bisa hidup tanpa air ya. Kaktus tetaplah makhluk hidup. Begitupun dengan kita, seberapapun derajat seseorang, kita tidak boleh semena-mena terhadapnya. Karna manusia pasti mempunyai perasaan. 

Kita juga harus mampu bertahan dalam segala kondisi baik senang maupun susah, layaknya kaktus yang bertahan hidup di lingkungan kering.

Itu dia beberapa pelajaran yang bisa kita petik dari sebuah kaktus. Semoga dapan menambah manfaat bagi kita!

Iklan